Halaman

Jumat, 22 Juli 2011

PEREMPUAN MENJELANG MENOPAUSE RENTAN OBESITAS

Perempuan menjelang menopause paling rentan menderita obesitas. Padahal, obesitas dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. ”Perempuan menjelang menopause sangat rentan obesitas lantaran metabolisme tubuh melemah. Proses pembakaran dalam tubuh menjadi lebih rendah,” kata Samuel Oentoro, ahli gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Jumat (8/4), dalam jumpa pers terkait seminar dan kursus mengenai obesitas. Acara yang diselenggarakan oleh Departemen Ilmu Gizi FKUI itu bertema ”Management of Obesity and Its Related Problems” pada 9-10 April 2011.

Kelebihan berat badan dan obesitas umumnya diukur dengan body mass index (BMI). Nilai BMI didapat dari berat badan (kg) dibagi dengan kuadrat tinggi badan (meter). Seseorang dikategorikan kelebihan berat badan jika BMI 25 kilogram per meter kuadrat. Adapun yang memiliki BMI lebih dari 30 digolongkan menderita obesitas. Batas BMI normal 18,5 - 24,9.
Perlu juga diketahui bahwa mulai usia 45 tahun wanita memasuki masa pre-menopouse. Pre-menopause adalah suatu kondisi fisiologis pada wanita yang telah memasuki proses penuaan (aging), yang ditandai dengan menurunnya kadar hormonal estrogen ovarium yang sangat berperan dalam hal reproduksi dan seksualitas. Nanti pada usia 50 tahun, wanita akan masuk ke masa menopause yang mana pada masa ini wanita memiliki konsekuensi kesehatan yang serius. Masalah utama kesehataan pada masa menopause adalah penyakit jantung dan stroke. Pada tahun 2000, penyakit jantung menduduki urutan pertama penyebab kematian wanita di Amerika Serikat (366.000 kasus). Tempat kedua diduduki oleh stroke (103.000 kasus). Kebanyakan kasus tersebut terjadi pada usia menopause. Angka ini jauh di atas angka kematian yang disebabkan oleh kanker payudara yang hanya 42.000 kasus. Jadi,kedua alasan yang berujung pada masalah kesehatan itulah yang mendorong saya berbegas memeriksakan diri ke dokter gizi.

Terdapat dua golongan besar faktor risiko penyakit jantung dan stroke, yaitu faktor yang tidak dapat diubah dan yang dapat diubah. Faktor risiko yang tidak dapat diubah meliputi usia, riwayat keluarga, jenis kelamin, dan ras. Sedangkan faktor risiko yang dapat diubah adalah rokok, kadar kolesterol dan lemak darah, tekanan darah, aktivitas fisik, obesitas, dan diabetes melitus. Jadi, meski kita tidak bisa mencegah beberapa resiko yang memang tidak bisa diubah seperti bertambahnya usia dan lain lain, maka tentunya obesitas adalah salah satu faktor yang kita bisa ubah.

Menopause merupakan proses degenerasi yang antara lain disertai kemunduran metabolisme tubuh dan penurunan produksi hormon yang berperan dalam proses di dalam tubuh. Samuel mengatakan, semakin melemahnya metabolisme tubuh, konsumsi makanan harus dibatasi dengan menerapkan diet sehat, yakni kaya serat buah dan sayur serta rendah lemak.
Untuk menjaga aktivitas tubuh, harus olahraga lebih dari 30 menit tiap hari, misalnya jalan kaki. Untuk yang obesitas, dianjurkan bersepeda dan berenang agar tidak terlalu banyak beban di persendian kaki. Seiring perkembangan zaman, tidak hanya perempuan yang rawan menderita obesitas, melainkan juga anak-anak. Perubahan pola makan seperti konsumsi makanan cepat saji dan minuman manis membuat obesitas menjadi masalah sejak kanak-kanak. Samuel menyatakan, obesitas merupakan penyakit yang harus ditangani. Penanganan masalah berat badan berlebih berpegang pada pola diet yang sehat (seimbang jumlah dan jenis), aktivitas tubuh (olahraga), dan perubahan perilaku. Jika itu tidak berhasil, pasien mengonsumsi obat di bawah pengawasan dokter. Operasi untuk mengatasi masalah kegemukan merupakan solusi paling akhir.

Ahli gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sekaligus ketua panitia seminar dan kursus obesitas, Inge Permadhi mengatakan, keberhasilan penatalaksanaan obesitas sangat berperan penting untuk memperbaiki risiko, seperti hipertensi, diabetes melitus, dan jantung koroner. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, lebih dari 1 miliar orang dewasa di dunia mengalami kelebihan berat badan dan paling sedikit 300 juta di antaranya penderita obesitas. Penurunan berat badan akan jauh lebih berhasil jika didukung program yang sesuai kebutuhan pasien untuk mencapai penurunan berat badan yang optimal dan menjaga berat badan tetap normal melalui pola makan sehat, aktivitas fisik, perubahan perilaku, dan pengobatan jika diperlukan di bawah pengawasan dokter.

source: healthtylife

Selasa, 19 Juli 2011

ASUPAN SUPLEMEN Untuk WANITA USIA 40th KEATAS

Setelah memasuki usia 40 tahun, perempuan umumnya akan sangat rentan terkena penyakit. Masalah kesehatan yang kecil bahkan dapat menjadi ancaman besar jika tak segera diatasi.
Namun, Anda tidak perlu khawatir. Pasalnya, asupan suplemen yang cukup dan makan makanan yang bergizi akan membuat hidup Anda jauh lebih sehat. Berikut ini adalah suplemen diet yang cocok untuk perempuan berusia di atas 40 tahun:
1. Multivitamin
* Fakta dan manfaat: Multivitamin, sesuai dengan namanya, adalah kombinasi dari berbagai vitamin yang meliputi B1, B2, B3, C, dan lain-lain. Mengonsumsi sejumlah vitamin baik untuk perempuan karena dapat mengurangi risiko osteoporosis, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, sehingga menghindarkan wanita dari berbagai masalah kesehatan, seperti kanker payudara. Multivitamin mampu mencegah seorang perempuan dari penyakit jantung dan kanker usus besar.
2. Kalsium
* Fakta dan manfaat: Kalsium sangat penting dalam pembentukan tulang, otot, dan gigi. Kalsium juga digunakan selama konduksi saraf, pembekuan darah, dan kontraksi otot. Ketika kadar kalsium dalam darah rendah, sistem dalam tubuh akan menarik kalsium yang diperlukan dari tulang. Jika kalsium ini tidak cukup terpenuhi, tulang menjadi lemah dan terjadi osteoporosis yang akhirnya akan menjadi masalah serius bagi perempuan atau siapa pun.
* Dosis rekomendasi: Dosis yang dianjurkan untuk wanita menopause adalah 1.200-1.500 mg kalsium setiap hari, menurut University of Michigan Health System.
* Sumber: sumber-sumber alami kalsium bisa Anda dapatkan pada produk susu seperti susu, keju, yogurt atau brokoli, salmon, tahu, dan almond.
3. Vitamin D
* Fakta dan manfaat: Vitamin D membantu kita untuk mencegah patah tulang dan membantu reabsorpsi kalsium sehingga melindungi Anda dari multiple sclerosis dan kanker payudara.
* Dosis Rekomendasi: Dosis yang dianjurkan adalah 800-1000 IU vitamin D setiap hari.
* Sumber: Tubuh membuat vitamin D bila terkena sinar matahari. Sumber-sumber alam lainnya adalah kuning telur, hati, ikan laut, dan susu yang difortifikasi.
4. Minyak Ikan
* Fakta dan manfaat: Minyak ikan adalah suplemen lain yang diperlukan setiap wanita berusia di atas 40 tahun untuk menjaga supaya jantung tetap sehat.
Perempuan yang telah berumur umumnya akan mengalami penurunan hormon estrogen dalam periode pascamenopause. Akibatnya, jantung mereka kurang mendapat perlindungan seperti masa-masa sebelumnya. Minyak ikan dapat memberikan perlindungan tambahan yang dibutuhkan sehingga akan mengurangi risiko serangan jantung dan menurunkan risiko kanker payudara. Minyak ikan mengandung DHA dan EPA (jenis asam lemak omega 3) yang baik untuk jantung dan otak.
* Dosis rekomendasi: Dosis yang dianjurkan untuk minyak ikan adalah 600 mg sehari.
5. Kedelai Isoflavon
* Fakta dan manfaat: Isoflavon merupakan hormon alami yang berasal dari tanaman. isoflavon yang berfungsi membantu melestarikan kepadatan tulang sehingga mencegah terjadinya keropos tulang. Studi terbaru menemukan bahwa hormon ini dapat mengurangi hot flushes dan gejala menopause lainnya.
Bahkan, isoflavon mampu menghambat pertumbuhan sel-sel yang bertanggung jawab untuk penyumbatan arteri sehingga mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Perempuan bisa dikatakan sebagai tulang punggung keluarga. Ketika mereka sehat, kehidupan sebuah keluarga akan berjalan seperti layaknya sebuah mesin yang diminyaki. Oleh karena itu, penting bagi seorang perempuan untuk menjaga kesehatannya. Jangan biarkan kesehatan Anda dirampas!

sumber: healthchoice

Minggu, 03 Juli 2011

DIABETES,…Ternyata Bukan Karena Banyak Konsum Makanan Yang Manis

Data tahun 2.000, jumlah penderita DM di Indonesia mencapai 8,4 juta orang dan menjadikan Indonesia menempati ranking keempat dalam jumlah penderita diabetes di dunia. Pada tahun 2030 nanti, diperkirakan jumlahnya akan naik menjadi 21,3 juta orang. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2010 menunjukkan, sebaran pasien diabetes di Indonesia yang melebihi 1,5 persen penduduk ada di Provinsi Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara. Menurut Budiman, hal itu mungkin terkait dengan gaya hidup dan pola makan.

Dunia sedang menghadapi ledakan penderita diabetes. Data paling baru menyebutkan angkanya mencapai 350 juta orang di seluruh dunia, jauh melebihi prediksi Federasi Diabetes International (IDF) yang memproyeksikan tahun 2010 ada 285 juta penduduk dunia yang akan menjadi korban penyakit yang bisa merenggut penglihatan, bahkan kematian ini. Walaupun para ahli sepakat diabetes merupakan masalah kesehatan terbesar di abad 21, nyatanya masih banyak orang yang angkat bahu ketika ditanya tentang kemungkinan menderita penyakit ini. Selain karena gejalanya memang tidak terlihat, tak sedikit yang masih mengira penyakit ini disebabkan karena mengasup makanan manis terlalu banyak. Padahal, menurut dr.Budiman Darmowidjojo, Sp.PD, diabetes melitus tidak berhubungan dengan kebanyakan makan gula. Seseorang didiagnosis diabetes ketika tubuhnya tidak cukup menghasilkan insulin atau tidak menggunakan insulin yang ada dengan benar. "Tidak benar jika penyakit ini timbul karena kebanyakan makan makanan manis. Faktor yang menyebabkan tingginya jumlah penderita adalah karena perubahan pola makan menjadi tinggi lemak dan kurangnya aktivitas fisik. Keterkaitan penyakit ini dengan gula mungkin berpangkal dari kenyataan penderita diabetes harus membatasi asupan gula mereka. "Yang harus dibatasi sebenarnya bukan hanya gula, tetapi total kalori karena sebagian besar yang kita makan untuk dijadikan energi akan diubah menjadi glukosa. Pada penderita diabetes, pola makan yang tidak terkontrol akan meningkatkan kadar glukosa," papar dokter dari Divisi Endokrinologi dan Metabolisme Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM Jakarta.

Pada orang sehat, glukosa secara otomatis diserap oleh sel-sel. Tubuh menggunakan insulin yang dihasilkan oleh sel B pankreas untuk membuka reseptor sel sehingga glukosa bisa masuk. Akan tetapi pada orang yang menderita diabetes, terjadi resistensi insulin sehingga gula darah tidak dapat masuk. Gula yang berlebih ini terkumpul dalam aliran darah dan dalam jangka panjang bisa menyebabkan komplikasi. "Sebenarnya yang berbahaya bukan gula darah yang tinggi, tetapi komplikasi yang ditimbulkannya," imbuhnya.

Komplikasi
Diabetes merupakan penyakit yang menyerang diam-diam namun pada akhirnya akan menjadi bencana. Penyakit yang makin umum ditemui ini setiap tahunnya membunuh tiga juta orang di seluruh dunia. Menurut dr.Budiman, penyebab kematian pasien diabetes sebenarnya bukan karena penyakit itu sendiri tetapi komplikasinya. "Hampir 40 persen meninggal karena penyakit jantung, sisanya karena gagal ginjal, stroke, atau kanker," papar ketua Jakarta Diabetes Meeting yang akan diadakan November 2011 mendatang ini. Komplikasi yang mungkin ditimbulkan oleh diabetes ada yang akut, seperti hipoglikemi (gula darah terlalu rendah) atau hiperglikemia (gula darah terlalu tinggi), atau komplikasi kronik.
"Komplikasi kronik sendiri ada yang memengaruhi pembuluh darah besar seperti penyakit jantung koroner atau stroke, atau yang memengaruhi pembuluh darah kecil sehingga pasien menderita gangguan saraf, ginjal, impotensi, atau kebutaan," paparnya. Kadar gula darah yang tinggi, terang Budiman, juga akan mengganggu sistem hormonal sehingga kadar hormon tertentu meningkat yang berujung pada naiknya tekanan darah. "Sekitar 60-80 persen pasien diabetes menderita hipertensi," katanya. Karena itulah sangat penting untuk memeriksakan gula darah guna mawaspadai naiknya kadar gula darah, terutama jika dalam riwayat keluarga ada yang menderita penyakit ini, usia Anda melebihi 40 tahun, menderita kegemukan atau menunjukkan gejala-gejala penyakit ini.

Perbaiki Pola Makan
Salah satu cara untuk menghindari diabetes adalah dengan menjaga berat badan tetap normal, melakukan olahraga secara teratur, dan memperbaiki pola makan. Ini berarti makan dengan pola makan sehat yang terfokus pada buah-buahan dan sayuran. Penelitian menunjukkan untuk setiap kelebihan 40 gram lemak yang Anda makan dalam sehari, risiko untuk menderita diabetes meningkat tiga kali lipat. Dan bila Anda sudah menderita diabetes, Anda berpeluang besar mengalami komplikasi. "Hal ini terjadi karena lemak tubuh membuat sel-sel menolak insulin," kata Frank Q.Nittal, M.D, dalam laporan yang dimuat dalam American Journal of Epidemiology.

Sementara itu penderita diabetes disarankan untuk makan setiap empat atau lima jam dalam porsi kecil. "Yang penting adalah mengatur kalori total," kata Budiman. Kendati demikian penderita diabetes tetap disarankan untuk berhati-hati dalam mengonsumsi gula. Kebutuhan akan makanan yang manis ini bisa dipuaskan dengan pemanis buatan rendah kalori.
Saat ini belum ada obat untuk mengobati diabetes. Itu sebabnya sayangi diri Anda dengan menjaga gaya hidup yang sehat, yang meliputi pola makan, olahraga, istirahat, serta menghindari stres. Pada penderita diabetes pun gaya hidup yang sehat dapat menjaga gula darah tetap stabil sehingga penyakit ini bisa dikendalikan.

sumber: medicalhealth

Kamis, 30 Juni 2011

Mengatasi Batu Ginjal Secara Tepat Melalui Penanganan Medis

Batu pada ginjal & saluran kemih adalah benda keras menyerupai batu yang terbentuk di ginjal atau saluran kemih & berasal dari zat yang dibawa urin. Batu ginjal dapat terus berada di dalam ginjal atau keluar & menuju ke saluran kemih. Batu ginjal yang berukuran kecil dapat keluar dari tubuh melalui air seni tanpa menimbulkan rasa sakit yang hebat. Sedangkan batu ginjal yang berukuran lebih besar, dapat tersangkut di kandung kemih ataupun saluran kencing & menimbulkan masalah yang mengganggu. Meskipun batu tersebut dapat dialami oleh pria ataupun wanita, tetapi memang lebih sering terjadi pada pria (hingga 2-3 kali lebih banyak). Menurut dr. Ponco Birowo, SpU, PhD dari RS.Asri, “ Batu saluran kemih dapat disebabkan oleh beberapa hal, tapi biasanya karena konsentrasi urine yang pekat sehingga terjadi pengendapan kristal yang akan terus membesar seiring dengan perjalanan waktu. Faktor lainnya adalah kelainan anatomi dari saluran kemih sehingga aliran urin menjadi tidak lancar & memudahkan untuk terjadinya endapan kristal . “ Prevalensi penderita batu dapat berbeda ditiap negara, seperti misalnya 1 - 5% di Asia, 5 - 9% di Eropa, 13% di Amerika utara, dan 20% di Arab Saudi. Kemudian faktor resiko terjadinya batu adalah jenis kelamin, usia, ras, pekerjaan, lokasi geografi, BMI & cuaca, tambah dr. Ponco Birowo. Hal tersebut mengemuka dalam acara Peluncuran “Asri Urology Center” di RS. Asri, Jakarta pada hari Kamis, 23 Juni 2011 kemarin.
              Gambar contoh letak batu di dalam ginjal dan saluran kemih

Tanda & gejala terjadinya batu di ginjal atau saluran kemih dapat berbeda pada setiap orang. Mulai dari yang tanpa gejala hingga yang berat sekalipun. Tetapi biasanya para penderita batu yang berkonsultasi ke dokter mempunyai keluhan seperti berikut ini :

1. Rasa nyeri pada pinggang
2. Rasa sakit saat berkemih
3. Mual-muntah (kolik)
4. Kencing tidak lancar atau anyang-anyangan
5. Air seni berwarna kecoklatan atau merah

Untuk diagnosa adanya batu dalam ginjal atau saluran kemih sendiri dapat dilakukan melalui pemeriksaan laboratorium, USG, rontgen atau CT Scan. Sedangkan terapi penanganan batu tersebut dapat melalui berbagai cara, dan pemilihan terapinya tergantung dari lokasi batu berada, ukuran dari batu tersebut serta fungsi ginjal dari penderita. Pilihan terapi untuk batu dalam ginjal & saluran kemih adalah dengan cara konservatif, ESWL, PCNL, URS, litotripsi, & operasi terbuka, demikian dikatakan oleh dr. Rochani, SpB, SpU dari RS.Asri.

1. ESWL
ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy) sendiri adalah salah satu prosedur untuk memecah batu ginjal melalui gelombang kejut. Dengan ESWL, maka batu ginjal & batu saluran kemih dapat dipecahkan menjadi pecahan halus sehingga pecahan batu tersebut dapat keluar bersama dengan air kencing. Oleh karena itu ESWL hanya boleh dilakukan bila penderita mempunyai fungsi ginjal yang normal. Kelebihan dari ESWL adalah, prosedur pemecahan batu ginjal tersebut dilakukan tanpa pembiusan & tanpa luka operasi, sehingga mempunyai angka kesakitan (morbiditas) yang rendah & pasien pun dapat berobat jalan, demikian penjelasan dari Dr. dr. Nur Rasyid, SpU. “Namun ESWL juga mempunyai kekurangan, yaitu hanya bisa dilakukan untuk batu ginjal atau saluran kemih yang berukuran kecil, karena angka bebas batunya lebih rendah dibandingkan dengan PCNL & operasi terbuka bila untuk batu yang berukuran besar. Kemudian selain ukuran batu, angka bebas batunya juga dipengaruhi oleh kekerasan batu, fungsi ginjal & keadaan anatomis ginjal “ tambah Dr.dr. Nur Rasyid.

2. PCNL
Cara lain yang dapat digunakan untuk mengatasi batu pada ginjal atau saluran kemih adalah melalui PCNL (Percutaneous Nephrolithotomy). PCNL sendiri adalah satu tindakan minimal invasif di bidang urologi yang digunakan untuk mengangkat batu ginjal dengan menggunakan akses perkutan. Tindakan PCNL ini biasanya dilakukan pada batu dengan diameter 2cm & pada batu keras. Pasien yang dilakukan PCNL tidak perlu dilakukan bius umum, tetapi cukup bius separuh badan saja & dengan waktu pembedahan 1-3 jam (tergantung dari ukuran batunya). Prosedur PCNL ini melibatkan fragmentasi langsung dari batu ginjal melalui insisi (sayatan) kecil yang dibuat di pinggang bagian belakang pada posisi ginjal yang terkena dengan suatu alat Nephroscope. Kemudian batu besar akan dihancurkan dnegan semacam logam panjang yang disertai energi ultrasonik atau elektrohidrolik, atau laser litrotriptor agar menjadi serpihan batu. Kateter akan dipasang untuk mengalirkan urine, & pada insisi akan ditempatkan selang yang disebut nephrostomy untuk mengalirkan cairan dari ginjal. Kateter akan dilepaskan dalam waktu 24 jam, sementara nephrostomy akan tetap terpasang selama pasien dirawat di RS, biasanya selama 2-4 hari. Prosedur PCNL ini mempunyai keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan operasi terbuka, karena waktu pemulihan pasien lebih cepat & resiko yang mungkin dialami oleh pasien juga menjadi lebih kecil.

Tetapi tentu saja, semboyan “ mencegah lebih baik daripada mengobati “ sangat berlaku untuk setiap masalah kesehatan, termasuk mengenai masalah batu ginjal atau batu saluran kemih ini. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya batu ginjal/saluran kemih disarankan untuk minum air putih dengan cukup setiap hari supaya urine tidak menjadi terlalu pekat sehingga dapat mengurangi resiko terbentuknya batu. Jumlah air yang disarankan untuk dikonsumsi adalah 2 liter sehingga jumlah produksi urine perhari adalah sekitar 2 liter.

Sumber: medicalhealth

Sabtu, 25 Juni 2011

MANFA'AT BUAH GOJI

Jika anda pernah menyaksikan tayangan TV Show Oprah Winfrey Show. Di ceritakan bahwa pada waktu dinasti Tang berkuasa pada abad 800 sebelum masehi ada sebuah sumur yang digali dekat tembok besar sebuah kuil yang terkenal pada jaman itu. Sumur itu ditutupi oleh tumbuhan buah Goji disekelilingnya. selama bertahun-tahun buah Goji yang sudah tua jatuh ke sumur itu dan orang-orang yang sembahyang di sana memiliki tubuh yang sehat, dan walaupun sudah berumur 80 th rambut mereka tidak ada yang memutih seperti orang kebanyakan, dan tidak ada satupun dari mereka kehilangan gigi karena sudah berusia senja. Ini dikarenakan mereka meminum air dalam sumur tersebut. Dari legenda inilah banyak orang yang sembahyang di sana dan sumur itu menjadi legenda karena kasiat airnya. Sehingga ada kabar bahwa penduduk Himalaya yang tinggal di Kuil tersebut merupakan pengobat yang tertua dan pertama menggunakan tumbuh-tumbuhan sebagai obat. Dan membagi-bagikan ilmu mereka kepada para ahli pengobat dari China, Tiber dan India. Salah satu rahasia pengobatan mereka adalah buah dari pohon asli Goji, yang ditanam disepanjang pegunungan Himalaya. Mereka yang datang kesana untuk belajar pengobatan, membawa benih dari pohon Goji untuk ditanam di halaman rumah mereka, sehingga pengobatan Himalayan menjadi Legenda. Goji sebenarnya sebuah biji, yang tidak umum ditemukan dan juga dapat digunakan untuk membuat jus special. Hal ini menunjukkan bahwa beberapa orang lanjut usia meminumnya sebagai rahasia umur panjang yang memberikan keuntungan tersendiri untuk jus buah goji. Ahli-ahli menemukan bahwa terdapat banyak anti oksidan dalam buah goji ini, yang mencegah tubuh menjadi rusak karena sel-sel mati dan sel-sel yang sudah tua

Kandungan Nutrisi Dalam Buah Goji

1. Mengandung 19 Asam Amino - membangun kelompok protein termasuk semua 8 asam amino penting yang sangat dibutuhkan untuk kehidupan.
2. Mengandung 21 mineral termasuk germanium, mineral anti kanker yang jarang ditemukan dalam makanan.
3. Mengandung 4 Polisakarida yang unik dari tumbuhan ini. Polisakarida unik ini penting untuk fungsi kekebalan tubuh dan komunikasi antar sel, bekerja dalam tubuh dengan berngsi sebagai pengarah dan pembawa instruksi yang digunakan sel-sel untuk berkomunikasi satu sama lain.
4. Mengandung Protein lebih banyak dari Gandum (13%)
5. Mengandung spektrum lengkap dari antioksidan karotenoid, termasuk beta karoten (lebih baik dari wortel) dan zeaxanthin (melindungi mata). Buah Goji Himalaya merupakan sumber karoten terbesar dari segala makanan.
6. Mengandung Vitamin C dengan kadar 500 kali lebih tinggi dari jeruk.
7. Mengandung Vitamin B Kompleks (B1, B2, dan B6) yang diperlukan untuk mengubah makanan menjadi energi.
8. Mengandung Vitamin E (sangat jarang ditemukan dalam buah, hanya dalam biji-bijian atau kacang-kacangan.
9. Mengandung Beta-Sitosterol dan Zat perantara anti peradangan, beta-sitosterol juga menurunkan kolesterol dan dipakai untuk mengobati impotensi dan pembesaran kelenjar prostat.
10. Mengandung asam lemak utama, yang dibutuhkan untuk produksi hormon tubuh dan untuk kelancaran fungsi otak dan sistem saraf.
11. Mengandung Cyperon sejenis “sesquiterpene” yang berguna untuk jantung dan tekanan darah serta mengurangi rasa tidak nyaman pada saat haid.
12. Mengandung Solavetivone, senyawa anti-jamur dan anti-bakteri yang sangat kuat.
13. Mengandung Physalin senyawa alami yang sangat aktif melayan segala jenis leukimia dan juga digunakan dalam penyembuhan terhadap penyakit hepatitis B

Manfaat Buah Goji

Bagaimana apabila Dokter memberitahu anda bahwa, mengkonsumsi jus goji setiap hari, akan memberikan hasil yang sangat mengagumkan bagi kesehatan anda seperti dibawah ini:

1. Memperpanjang Usia Molekul utama polisakarida dan antioksidan yang kuat dan mampu melindungi tubuh dari penuaan dini
2. Meningkatkan Energi dan Stamina Meningkatkan toleransi, stamina dan ketahanan dalam melakukan latihan / kegiatan fisik. Membantu menghilangkan rasa lemah, terutama pada masa penyembuhan
3. Membuat anda kelihatan lebih muda / awet muda & tidur lebih nyenyak. Polisakarida dalam buah Goji Himalaya merangsang pelepasan hGH (Human Growth Hormon), hormon masa pertumbuhan (youth hormone), sehingga membuat penampilan menjadi lebih muda dan tidur lebih nyenyak.
4. Menstabilkan tekanan darah
5. Mengontrol kadar kolesterol dalam darah
6. Menstabilkan kadar gula darah bagi penderita diabetes / kencing manis
7. Meningkatkan libido / seks
8. Membantu mengurangi berat badan Membantu mengubah makanan dan lemak menjadi energi dan menormalkan kadar Kortisol
9. Mengurangi rasa sakit di kepala dan sakit pinggang
10. Menjaga kesehatan jantung, darah, ginjal dan hati
11. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh, ketahanan terhadappenyakit, dan membantu penyembuhan terhadap penderita kanker Polisakarida dalam buah Goji Himalaya mendorong dan menyeimbangkan sel-sel dalam tubuh termasuk T-cells, IL2, lgA dan lgG. Hal ini membantu penyembuhan penderita kanker
12. Melawan peradangan dan radang sendir (arthritis) serta menguatkan otot dan tulang
13. Memperbaiki kesuburan, membantu mencegah “Morning Sickness”pada saat kehamilan dan meringankan gejala menopause
14. Meningkatkan daya ingat
15. Mengurangi stress, dan kecemasan.
16. Membangkitkan semangat hidup yang lebih besar.
17. Meningkatkan daya penglihatan
18. Melawan pertumbauhan dan perkembangan kanker.
19. Meningkatkan daya tahan terhadap penyakit
20. Digunakan sebagai perawatan penderita kanker
21. Melindungi dan memperbaiki kerusakan DNA
22. Menghalangi pertumbuhan kanker
24. Mengurangi efek racun akibat kemoterapi dan radiasi
25. Menjaga kekuatan sel darah
26. Mengatasi batuk kering kroni
27. Melawan pembengkakan dan nyeri sendi
28. Memperbaiki presentasi sel darah putih
29. Mengurangi gangguan mensturasi
30. Meningkatkan kesuburan
31. Memperkuat otot tulang dan gigi
32. Membantu fungsi ginjal
33. Memperbaiki daya ingat dan sebagai tonik otak
34. Menjaga kesehatan hati
35. Membantu mengatasi stress dan gelisah
36. Menjaga kesehatan saluran pencernaan
37. Meningkatkan semangat dan keceriaan
38. Menjaga kesehatan gusi
39. Membantu mengatasi peradangan otot (fibromyalgia)
40. Melawan alergi
41. Menjaga kesehatan anak - anak

Semoga bermanfa'at...

Rabu, 15 Juni 2011

PRIA PERUT BUNCIT EMAPAT KALI LEBIH BERISIKO IMPOTEN

Perut buncit diketahui sebagai penyebab berbagai penyakit berbahaya seperti diabetes dan jantung. Tak hanya itu, PRIA BERPERUT BUNCIT bahkan 4 KALI LEBIH MUNGKIN MENGALAMI IMPOTENSI ketimbang pria berperut rata. "Buncit itu 'burung' kejepit. Dan pria yang lingkar perutnya lebih dari 100 cm 3 sampai 4 kali lebih mungkin impotensi dibandingkan pria yang perutnya rata," ujar Dr Samuel Oetoro, Sp.GK, spesialis gizi klinik dari MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, di sela-sela acara Diskusi Sehat Bersahabat dengan Glukosa di Wisma Aldiron Dirgantara, Jakarta, seperti ditulis Rabu (15/6/2011).

Menurut Dr Samuel, orang yang memiliki perut buncit lebih mungkin mengalami sindrom metabolik, kolesterol tinggi, penyakit kardiovaskuler dan penyakit degeneratif seperti penyakit jantung.Lemak yang suka 'berkumpul' di perut adalah lemak visceral atau intra-abdomen, yaitu lemak yang berhubungan dengan kolesterol tinggi, insulin tinggi, trigliserida tinggi, tekanan darah tinggi dan masalah lainnya.Jenis lemak ini adalah lemak paling berbahaya dan dapat meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes, penyakit jantung, stroke, demensia (pikun) dan beberapa jenis kanker. "Lingkar perut yang sehat untuk pria adalah tidak lebih dari 90 cm dan wanita tidak lebih dari 80 cm," lanjut Dr Samuel. Selain meningkatkan peluang impotensi, perut buncit juga membuat ukuran penis pria tampak mengecil.Dilansir Betterbodyjournal, Rabu (15/6/2011), pria memiliki kantong lemak di daerah panggul sekitar penis. Dalam keadaan bagaimanapun, lemak ini akan terlihat menggantung. Tapi bila seorang pria memiliki perut buncit, maka jumlah lemak di daerah sekitar penis pun akan semakin banyak. Sebenarnya berat badan sendiri tidak mengubah ukuran penis menjadi lebih kecil atau lebih besar. Dengan menurunkan berat badan artinya dapat mengurangi jumlah lemak pada seluruh tubuh, seperti di perut, dada, punggung, lengan serta termasuk juga di lemak di daerah kemaluan. Banyak orang yang tidak gemuk tetapi memiliki perut yang buncit, padahal lemak di perut lebih bahaya dibanding dengan lemak tempat lain di tubuh. Ada beberapa hal yang harus dihindari bila perut Anda tak ingin buncit. Perut buncit adalah istilah untuk menggambarkan lemak berlebih yang terdapat di perut. Perut yang membuncit tidak memberi manfaat apa-apa pada kesehatan tubuh. Sebagian besar perut buncit merupakan dampak dari berat badan yang berlebih, tapi ada juga penyebab lain, yaitu otot perut yang lemah, postur tubuh yang buruk, stres dan kelebihan hormon. Perut buncit juga bisa menunjukkan adanya masalah gastrointestinal (pencernaan), seperti sembelit, sindrom iritasi usus, penyakit radang usus dan gastroparesis, yaitu jenis kerusakan saraf yang mempengaruhi perut.

Berikut beberapa makanan yang harus dihindari bila tak ingin perut membuncit, seperti dilansir Lifemojo, Jumat (18/3/2011):

1. Makanan gorengan
Makanan yang digoreng dapat memperlambat proses pencernaan sehingga membuat lemak menumpuk di dalam tubuh. Bila tidak ingin perut buncit, sebaiknya konsumsi lemak baik yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA). Asam lemak ini bekerja melawan lemak visceral abdominal (lemak perut). Beberapa sumber dari asam lemak tak jenuh tunggal adalah minyak zaitun, minyak biji rami, minyak canola, minyak safflower, minyak kedelai, kacang-kacangan dan biji-bijian seperti kenari, kacang pinus, pistachio, panggang biji labu dan biji bunga matahari), zaitun, alpukat dan dark chocolate.

2. Garam atau sodium
Garam, bumbu asin dan makanan olahan memiliki kandungan natrium yang tinggi. Asupan makanan asin dalam jumlah yang lebih besar dapat membuat perut membuncit, karena garam dapat menarik air dalam jumlah besar sehingga menyebabkan retensi air.

3. Minuman berkarbonasi (soda)
Perut adalah titik tertinggi di mana gelembung cola dapat terakumulasi. Selain itu, banyak mengonsumsi minuman soda terutama yang terbuat dari gula buatan, tentunya tidak akan membuat perut rata. Senyawa yang terkandung didalamnya dapat diubah menjadi lemak lebih cepat dari yang dipikirkan, dan perut akan menjadi gudang dari lemak-lemak tersebut.

4. Makanan berkabohidrat sederhana
Karbohidrat sederhana dalam makanan dapat dikonversi menjadi lemak sangat cepat oleh tubuh. Jadi kurangilah porsi nasi, roti putih, pasta, dan makanan lain yang mengandung banyak karbohidrat sederhana. Sebagai gantinya, direkomendasikan untuk konsumsi roti gandum utuh dan pasta gandum dengan karbohidrat kompleks.

5. Makanan olahan dengan lemak trans
Lemak trans yang banyak terdapat pada makanan olahan merupakan makanan yang tidak sehat. Selain itu, lemak trans juga bisa membuat perut terlihat buncit. [Burung Kejepit ]

sumber: DetikHealth

Senin, 30 Mei 2011

TERNYATA JAMUR DAN BERJALAN CEPAT EFEKTIF CEGAH PERKEMBANGAN KANKER PROSTAT

BERJALAN CEPAT
Menurut para peneliti Universitas California-San Francisco, berjalan cepat bisa menjadi penyelamat bagi pria dengan kanker prostat. Berjalan bukan sembarang berjalan, tapi dengan kecepatan tertentu. Setidaknya tiga jam sepekan berjalan cepat dapat menunda bahkan mencegah perkembangan penyakit kanker prostat. Namun para peneliti menegaskan, manfaat hanya bisa diperoleh pada pria yang berjalan cepat, bukan jalan dengan kecepatan rendah.

Kesimpulan didapat lewat penelitian terhadap 1.455 pria yang didiagnosis kanker prostat tapi belum mulai menyebar. Tingkat aktivitas fisik pasien dinilai lebih dari dua tahun setelah diagnosis dan pengobatan awal. Selanjutnya, para peneliti asal Amerika Serikat tersebut mencatat 117 kejadian pada pasien, termasuk kekambuhan penyakit, tumor tulang, dan kematian disebabkan oleh kanker prostat. Hasilnya, mereka menemukan bahwa pria yang berjalan minimal tiga jam sepekan memiliki 57 persen tingkat lebih rendah terhadap perkembangan penyakit kanker prostat dibandingkan pria yang berjalan perlahan untuk waktu yang lebih singkat.

"Tampaknya, pria yang berjalan cepat setelah diagnosis dapat menunda atau bahkan mencegah perkembangan penyakit mereka,” kata Erin Richman, pimpinan penelitian dari Universitas California, San Francisco.

“Manfaat dari berjalan benar-benar tergantung pada seberapa cepat Anda berjalan. Berjalan dengan kecepatan rendah tidak memiliki manfaat apapun. Berjalan adalah aktivitas yang bisa dilakukan semua orang dan harus dilakukan untuk meningkatkan kesehatan mereka," imbuhnya, seperti dilansir Dailymail, Senin (30/5/2011).

Manfaat lain berjalan cepat
Temuan yang dilaporkan dalam jurnal Cancer Research ini memberikan bukti tambahan bahwa berjalan teratur dapat memerangi sejumlah masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung dan beberapa jenis kanker. Ketika memelajari efek berjalan, para peneliti melakukannya pada pasien dengan kelebihan berat badan dan tidak termasuk pada mereka yang rajin beraktivitas fisik, seperti berlari, bersepeda, dan berenang. Nyatanya, jarak berjalan tidak memengaruhi temuan atau kurang terkait dengan perkembangan risiko kanker prostat. Para ilmuwan mengatakan, jalan cepat dapat menghambat penyebaran penyakit ini dalam beberapa cara.

Pertama, berjalan cepat membantu mengurangi tingkat sirkulasi hormon insulin, mengurangi zat kimia yang merangsang pertumbuhan kanker, dan metabolisme protein yang dikeluarkan oleh sel-sel lemak. Ketiga cara tersebut terbukti meningkatkan proliferasi (fase sel saat mengalami pengulangan siklus sel tanpa hambatan/wikipedia) sel kanker prostat dan berkaitan dengan risiko penyakit lanjut atau fatal.

"Studi ini menawarkan bukti yang lebih baik daripada kebanyakan penelitian, di mana aktivitas fisik dapat memperlambat perkembangan kanker prostat,” kata Helen dr Rippon, Kepala Manajemen Penelitian Prostate Cancer Charity.
"Meskipun penelitian ini perlu diulang untuk memastikan hasilnya bisa diterapkan pada semua pria dengan kanker prostat, kita pasti akan menyarankan pria dengan penyakit tersebut untuk bergaya hidup sehat, termasuk jumlah aktivitas fisik yang baik," tambahnya.


JAMUR
Jamur yang digunakan di Asia untuk pengobatan sudah ditemukan 100 persen efektif dalam mengurangi perkembangan tumor prostat pada tikus selama percobaan awal. Seperti diberitakan Science Daily, penemuan itu berdasarkan riset di Queensland University of Technology (QUT). Senyawa, polysaccharopeptide (PSP), yang disuling dari jamur ekor kalkun, ditemukan untuk menyasar sel-sel induk prostat dan mengurangi pembentukan tumor pada tikus. Temuan itu berdasarkan pada artikel yang ditulis peneliti senior Dr Patrick Ling dalam jurnal online PLoS ONE, dipublikasikan oleh Public Library of Science. Dr Ling, dari Australian Prostate Cancer Research Centre-Queensland and Institute for Biomedical Health & Innovation (IHBI) di QUT, mengatakan hasilnya bisa menjadi langkah penting terhadap memerangi penyakit yang membunuh 3.000 pria Australia setiap tahun.

"Penemuan itu cukup signifikan," kata Dr Ling. "Apa yang kami inginkan untuk menunjukkan apakah senyawa itu bisa menghentikan tumor prostat di tempat pertama. Di masa lalu, penghambat lain yang dites dalam percobaan riset sudah menunjukkan efektif hingga 70 persen, tetapi kami melihat 100 persen tumor ini dicegah dalam mengembangkan PSP. Penting, kami tidak melihat efek samping apapun dari pengobatan ini."

Dr Ling mengatakan terapi biasa hanya efektif dalam menyerang sel-sel kanker tertentu, bukan sel-sel induk kanker, yang memicu kanker dan menyebabkan perkembangan penyakit. Selama percobaan riset, yang dilakukan dalam kolaborasi dengan University of Hong Kong dan Provital Pty Ltd, tikus transgenik yang mengembangkan tumor prostat diberi makan PSP selam 20 minggu, juga tidak ditemukan adanya tumor pada tikus yang diberi makan PSP, sedangkan tikus yang tidak diberi PSP mengembangkan tumor prostat. Dia mengatakan riset itu menunjukkan bahwa pengobatan PSP bisa benar-benar menghambat pembentukan tumor. "Penemuan kami mendukung bahwa PSP bisa berpotensi sebagai unsur pencegah melawan kanker prostat, kemungkinan melalui penargetan populasi sel induk kanker prostat," kata dia.

Dia mengatakan PSP sebelumnya menunjukkan memiliki sifat-sifatanti-kanker, dan jamur ekor kalkun (dikenal sebagai Coriolus versicolor atau Yun-zhi) sudah digunakan secara luas di Asia untuk pengobatan. Bagaimanapun, Dr Ling mengatakan itu pertama kalinya PSP ditunjukkan memiliki pengaruh sel induk anti-kanker. Meskipun jamur ekor kalkun memiliki sifat-sifat kesehatan bernilai, Dr Ling mengatakan tidak mungkin mendapat manfaat sama seperti yang ditunjukkan risetnya dari hanya makan jamur itu.

Penggalangan dana sudah diorganisir pada bulan September untuk mendukung tes lebih lanjut mengenai potensi dalam ilmu kesehatan dari PSP melawan tumor prostat baik sendiri maupun dalam kombinasi dengan senyawa anti-kanker lain.

Sumber: okezone.com dan berita8.com